Kamis, 11 November 2010

INFO YAYASAN BAHRUL ULUM ASH - SHOLIHIN

 
KONSORIUM PESANTREN INDONESIA ( KPI )
" PROGRAM PENGEMBANGAN KEMANDIRIAN PESANTREN INDONESIA "
DATA BASE PESANTREN BAHRUL ULUM ASH - SHOLIHIN KEBON JERUK JAK - BAR


I. UMUM

    1.  Nama Pondok Pesantren             : BAHRUL ULUM ASH - SHOLIHIN
    2.  NSP ( Nomor Statistik Pontren )  : 31.231.74.10.105
    3.  Alamat                                          : Jl. KH. Thohir Rt.001/007 No.6 Kp. Baru
                                                                Sukabumi Selatan Kebon Jeruk Jakarta Barat
                                                                DKI Jakarta Kode Pos 11560
                                                                No. Telp/Hp : 021.5331104 / 085233347927
                                                                 / 087882971859
    4.  Nama Pengasuh Pondok             :   1. Drs. Syamsul Bahri
                                                                  2. Hj. Umroh, S.Pd.I
                                                                  3. Sururi Tabroni
   5.  Lembaga Pendidikan Formal        :
                                                                - Taman Kanak - Kanak ( TK )
                                                                - Taman Pendidikan Al Quran ( TPA )
                                                                - Madrasah Ibtidaiyah ( MI )
                                                                - Sekolah Menengah Pertama ( SMP )
   6.  Jumlah Santri ( MI / MTs /Aliyah / SMK / Sederajat :
                               Putra           : 87 Santriawan
                               Putri            : 78 Santriawati
   7.  Jumlah santri yang tinggal / menetap di dalam Pondok Pesantren :
                               Putra           : 40 Santriawan
                               Putri            : 47 Santriawati
   8.  Sarana / Prasarana yang dimiliki Pondok Pesantren :
        1. Lokal Kelas                                                        :  21 Lokal
        2. Perpustakaan                                                      :    1 Lokal
        3. Asrama                                                               :    4 Lokal
        4. Lapangan Olah Raga                                           : 150 M ²
        5. Lab. Komputer                                                      :     1 Lokal
        6. Tanah Yang belum terpakai untuk bangunan         :   60 M² 
     7. Sarana / Prasarana yang dibutuhkan PONTREN  :
            1). Komputer     2). Laptop     3). Infocus
    9.  Tehnik Pendidik ( Tenaga Pendidik )                      : 9 Orang

 II. PROFIL USAHA PESANTREN 
       
    1. Usaha Koppontren                                                      : Belum Ada
    2. Rencana bidang Usaha yang akan dikembangkan    : Kantin, Photo Copy, Money
                                                                                           Changer, Siaran Radio, 
                                                                                           Koperasi, Dll

III. PROGRAM YANG SIAP DIKERJASAMAKAN

    1.  Klinik Pesantren Mandiri ( KPM )
          a.  Tanah siap untuk dibangun klinik seluas160 M²
          b.  Jumlah santri yang berminat untuk menjadi Tenaga Kerja Klinik  ada 11 Orang
          c.  Pondok Pesantren Bersedia menjalin Kemitraan dengan Instansi Terkait / Sponsor
     2.  Program Santri Siaga Bencana ( SSB )
          1.  Jumlah santri putra/putri yang berminat bergabung & mengikuti Pelatihan Korps
               Santri Siaga Bencana.
     3.  Program Telekomunikasi Berbasis Pesantren
          1.  Pengembangan Produk Telekomunikasi Berbasis Pesantren ( Santri Seluler )

 IV. PRIORITAS

       Program yang dipilih :    
       -  Prioritas Pertama      : TELEKOMUNIKASI / INTERNET
       -  Prioritas Kedua         : KANTIN SEKOLAH / PONDOK PESANTREN


                                                                                                    Jakarta, 11 November 2010

          Ketua Koppontren Bahrul Ulum                             Pengasuh Pesantren Bahrul Ulum



                 SURURI TABRONI                                             Drs. H.M. SYAMSUL BAHRI




                                    

Rabu, 10 November 2010

Free download

Patch, Crack IDM 6.03 Beta Full Version


Akhir nya patch idm 6.03 ini M.A share juga di Blog M.A.
Patch idm ini sudah M.A tes beberapa minggu ini dan tidak terblokir sehingga M.A posting di Blog M.A untuk anda semua.

Bagi anda yang sudah menggunakan idm dan ingin menganti dengan versi terbaru nya ini yaitu idm 6.03, maka idm anda yang sudah terinstal pada komputer anda wajib di uninstal dan internet download manager pada Registry Editor juga harus di hapus. Jika tidak di hapus maka instalasi patch akan gagal.

Karena beberapa penggunjung ada yang menggalami kesulitan, maka selain patch idm 6.03 M.A juga menyertakan patch registry untuk idm 6.03. Dengan patch registry ini maka setelah anda instal idm+patch, maka anda lanjutkan dengan instal patch registry nya.
Cara nya anda tinggal klik patch registry 2x, lalu klik YES dan OK.

Silakan download.
Download Via 4shared
Patch Registry IDM 6.03

Artikel ini di copy dari Marcellino. Silakan Copy Artikel ini dan posting pada blog anda dengan menyertakan link sumber nya.




ST 12 – Jangan Takut Menjadi Indonesia

*jangan takut untuk menjadi indonesia

tuangkan saja segala upaya

untuk menjaga budaya bangsa kita
dari sabang sampai meraoke

berjajar pulau pulau
kami anak melayu

asli indonesia

ini lagu melayu

made in indonesia



Mulai dari sabang

sampai meraoke

berjajar pulau pulau
Back to *

Lirik Lagu ST 12 – Jangan Takut Menjadi Indonesia ini dipersembahkan oleh istanalagu.comFree Download Mp3 Gratis Lagu Indonesia. Kunjungi Juga songsplace.com Song Lyrics, Untuk mendapatkan Lyrics lagu barat dan video clipnya.

Sabtu, 06 November 2010



Qurban dalam bahasa Arab artinya dekat, ibadah qurban artinya  menyembelih hewan sebagai ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah.  Ibadah qurban disebut juga "udzhiyah" artinya hewan yang disembelih  sebagai qurban. Ibadah qurban disinggung oleh al-Qur'an surah  al-Kauthar "Maka dirikanlah shalat untuk Tuhanmu dan menyembelihlah".
Keutamaan  qurban dijelaskan oleh sebuah hadist A'isyah, Rasulullah s.a.w.  bersabda "Sabaik-baik amal bani adam bagi Allah di hari iedul adha  adalah menyembelih qurban. Di hari kiamat hewan-hewan qurban tersebut  menyertai bani adam dengan tanduk-tanduknya, tulang-tulang dan bulunya,  darah hewan tersebut diterima oleh Allah sebelum menetes ke bumi dan  akan membersihkan mereka yang melakukannya" (H.R. Tirmizi, Ibnu Majah).  Dalam riwayat Anas bin Malik, Rasulullah menyembelih dua ekor domba  putih bertanduk, beliau meletakkan kakinya di dekat leher hewan  tersebut lalu membaca basmalah dan bertakbir dan menyembelihnya" (H.R.  Tirmizi dll).
Hukum ibadah qurban, Mazhab Hanafi mengatakan  wajib dengan dalil hadist Abu Haurairah yang menyebutkan Rasulullah  s.a.w. bersabda "Barangsiapa mempunyai kelonggaran (harta), namun ia  tidak melaksanakan qurban, maka jangan lah ia mendekati masjidku" (H.R.  Ahmad, Ibnu Majah). Ini menunjukkan seuatu perintah yang sangat kuat  sehingga lebih tepat untuk dikatakan wajib.
Mayoritas ulama  mengatakan hukum qurban sunnah dan dilakukan setiap tahun bagi yang  mampu. Mazhab syafi'i mengatakan qurban hukumnya sunnah 'ain (menjadi  tanggungan individu) bagi setiap individu sekali dalam seumur dan  sunnah kifayah bagi sebuah keluarga besar, menjadi tanggungan seluruh  anggota keluarga, namun kesunnahan tersebut terpenuhi bila salah satu  anggota keluarga telah melaksanakannya. Dalil yang melandasi pendapat  ini adalah riwayat Umi Salamh, Rasulullah s.a.w. bersabda "Bila kalian  melihat hilal dzul hijjah dan kalian menginginkan menjalankan ibadah  qurban, maka janganlah memotong bulu dan kuku hewan yang hendak  disembelih" (H.R. Muslim dll), hadist ini mengaitkan ibadah qurban  dengan keinginan yang artinya bukan kewajiban. Dalam riwayat Ibnu ABbas  Rasulullah s.a.w. mengatakan "Tiga perkara bagiku wajib, namun bagi  kalian sunnah, yaitu shalat witir, menyembelih qurban dan shalat iedul  adha" (H.R. Ahmad dan Hakim).
Qurban disunnahkan kepada yang  mampu. Ukuran kemampuan tidak berdasarkan kepada nisab, namun kepada  kebutuhan per individu, yaitu apabila seseorang setelah memenuhi  kebutuhan sehari-harinya masih memiliki dana lebih dan mencukupi untuk  membeli hewan qurban, khususnya di hari raya iedul adha dan tiga hari  tasyriq.
Dalam beribadah qurban harus disertai niyat berqurban  untuk Allah atas nama dirinya. Berqurban atas nama orang lain menurut  mazhab Syafi'i mengatakan tidak sah tanpa seizin orang tersebut,  demikian atas nama orang yang telah meninggal tidak sah bila tanpa  dasar wasiat. Ulama Maliki mengatakan makruh berqurban atas nama orang  lain. Ulama Hanafi dan Hanbali mengatakan sah saja berqurban untuk  orang lain yang telah meninggal dan pahalanya dikirimkan kepada  almarhum.
Dalam menyembelih qurban disunnahkan membaca  bismillah, membaca sholawat untuk Rasulullah, menghadapkan hewan ke  arah kiblat waktu menyembelih, membaca takbir sebelum basmalah dan  sesudahnya sarta berdoa " Ya Allah qurban ini dariMu dan untukMu".
Wallohu 'alam bissawab



D A R A H

ASAL MUASAL QURBAN

Sebab – sebab Nabi Ibrahim menyembelih anaknya, yaitu Nabi Ismail, AS. Pada awalnya ia berkurban Domba 1000 ekor, sapi 300 ekor, unta 100 ekor, sehingga banyak orang mengaguminya, bahkan para Malaikat pun memuji tindakan itu.
Nabi Ibrahim,AS. berkata “ Qurban sejumlah itu bagiku tidak berarti/belum apa-apa, demi Allah “, kalau saja aku punya anak putra, pasti aku akan menyembelihnya fisabilillah ku qurbankan  anakku / putra ku kepada Allah SWT.

Alkisah, setelah melewati waktu yang cukup lama, ia pun lupa pada pernyataan/ucapan itu, dan ketikan Ibrahim berada di daerah Muqoddah, Nabi Ibrahim As. Berdo’a kepada Allah, supaya ia diberi seorang anak putra, kemudian do’anya dikabulkan oleh Allah SWT, Ibrahim dianugerahi seorang anak putra.

Di saat tertidur Nabi Ibrahim bermimpi, dimana dalam mimpinya  Ibrahim diperintahkan ( Mendapat Wahyu ) oleh Allah  agar menyembelih putra kesayangannya yaitu Ismail, Maka Nabi Ibrahim yakin atas mimpinya dan melaksanakan perintah Allah dengan penuh ikhlas dan penuh keyakinan yang mantap, dan Ismail pun menuruti perintah Ayahnya kalau itu perintah Allah Aku Ikhlas. Akan tetapi Iblis/Syetan selalu menghalanginya, bahkan usaha syetan itu mempengaruhi diri Ibunya Ismail, yakni SITI SYARAH, berkatalah syetan wahai ibu, sungguh tega membiarkan anak disembelih oleh Ayahnya sendiri, mana rasa iba/kasih sayang terhadap anakmu..? Siti Sarah menjawab, jangankan anakku, diriku sendiri kalau memang itu perintah Allah pasti aku bersedia, siap kapan saja, ….. Kemudian Iblis mempengaruhi Ismail dengan rayuan yang sangat dahsyat, Iblis/syetan berkata wahai Ismail engkau bergembira ria, jangan bersenang – senang, lihat ayahmu membawa pisau dan tali untuk menyembelihmu, apakah kamu tidak takut ….. ??? Ismail menjawab,  apa pun kalau itu perintah Allah, pasti akan ku turuti dan takan ku ingkari, aku patuh dan taat kepada Ayahku, .......

Nabi Ibrahim pun lebih dahsyat lagi digoda oleh iblis/syetan, iblis merayu dengan kata – kata manis, lihatlah Ismail putramu itu begitu tampan, begitu lincah, begitu patuh dan sangat menyejukan mata, masa kau tega  anakmu  dikurbankan, mana kasih sayangmu terhadap anak,…? Kemudian Ibrahim menjawab, aku yakin bahwa mimpiku datang dari Allah, apapun perintahnya pasti akan ku lakukan, aku rela dan ikhlas, ………

 
*  Beberapa pesan Nabi Ismail sebelum dilaksanakan penyembelihan
     terhadapnya :

1. Ikatlah tanganku, supaya aku tidak bergerak – gerak, yang akan
 merepotkan/menyibukan Ayah, ...
2. Mukaku diltelengkupkan ketanah supaya tak terlihat oleh ayah,   
    yang nantinya ayah merasa iba/kasihan.
   3. Lipatkanlah / singsingkanlag baju / kain Ayah, supaya tidak terkena    
       percikan darah sedikitpun, yang bisa mengecilkan pahalaku.
4. Tajamkan pisau ayah, dan segera lintaskan pisau diatas leherku / tenggorokanku.supaya  
     mudah, sebab proses maut terlalu pedih / sangat sakit.
5.  Bawa pulanglah bajuku, disampaikan kepada ibuku supaya menjadi pengingat / kenang –  
     kenangan baginya, dan pesan ku kepadanya, bersabarlah melaksanakan tugas / perintah 
    Allah SWT dan jangan dikasih tau cara ayah menyembelih dan mengikat tubuh dan tangan 
    ku, .....
6. Jangan ayah mengajak anak – anak kerumahku, supaya tidak menyegarkan bela sungkawa 
    / dukanya kepada ku. Dan ketika ayah melihat anak sebaya denganku, jangan dipandang 
    dengan cermat, hal ini mengakibatkan Ayah dukacita.

 MELAKSANAKAN PENYEMBELIHAN

Nabi Ibrahim As, sudah membaringkan Ismail, Ismailpun berkata, tolong lepaskan segala ikatan tali pengikat tangan dan kakiku supaya aku tidak di nilai terpaksa / tertekan oleh Allah SWT, lekas goreskan pisau itu keleherku / tenggorokanku, supaya malaikat tahu pasti” Bahwa putra Alholli Ismail / putra Ibrahim As. Patuh kepada Allah dan perintahnya semata berdasarkan pilihan HATI, suka rela dengan kata lain atas kesadaran pribadi.

Kemudian Nabi Ibrohim memanjatkan do’a kedua tangannya, lalu Ismail mukanya dihadapkan kebumi, lalu pisau pun digoreskan sekuat – kuatnya, ternyata pisaunya mental tidak mempan / tidak sanggup memutuskan leher Ismail dengan izin Allah SWT.

Ibrohim belum puas / belum mantap atas kemampuan pisau, pisaupun diayunkan sebuah batu, 
maka terbelah batu  menjadi dua kepingan, Gerutunya, hai pisau engkau dapat membelah batu 
, tapi tidak mampu memutuskan daging, dengan izin Allah    pisau itu berkata Hai Ibrahim 
engkau menghendaki potong, sedang Allah penguasa alam berfirman  “ JANGAN POTONG. “
     Kenapa harus menyalahi perintah tuhanku. Kemudian beberapa firman Allah yang harus kita 
     yakini diantaranya :
      “ Wahai Ibrahim, sesungguhnya engkau telah menuruti mimpi itu sesungguhnya demikianlah 
      kami membalas orang  –   orang yang berlaku baik, sesungguhnya ini uji coba yang nyata “.
      Kami tebus anak dengan sekor Domba besar dari surga, mari kita ucapkan :

      “ Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Tiada Tuhan Yang Lain Kecuali 
      Allah, dan Allah Maha Besar dan baginya segala puji “.

YAYASAN BAHRUL ULUM ASH – SHOLIHIN KEBON JERUK JAKARTA BARAT MENERIMA DAN MENYALURKAN HEWAN QURBAN ANDA .........................

   Adapun hewan yang dibutuhkan sebanyak :
1.  Sapi                                   : 4 Ekor
2.  Kerbau                              :   4 Ekor
3.  Kambing                           :   42 Ekor
   Adapun yang berhak menerima daging kurban sbb :
                1.  Para yatim Piatu             :   87 Orang
                2.  Janda/Lansia                   : 150 Orang
                3.  Siswa – Siswi                  : 479 Orang
                4.  Para Ustad/Ustadzh        :   47 Orang
   Sistem pembagian hewan kurban Sbb :
                a).  Pusat pannitia                 :    17 Orang
    b). Yatim Piatu/Asrama        :    87 Orang 
    c). Yatim Piatu/Non Panti     :  150 Orang 
    d). Tetangga kanan              :    40 Orang
                e). Tetangga kiri                  :     40 Orang
                f).  Tetangga depan               :     40 Orang
               g).  Tetangga belakang         :     40 Orang

   Adapun Klasifikasi Harga hewan Qurban Sbb :

                A. Kambing tipe A  seharga               Rp. 2.200.000,-
                B. Kambing Tipe  B  Seharga             Rp. 1.600.000,-
                C. Kambing Tipe  C  Seharga             Rp. 1.500.000,-

                                SAPI dan KERBAU

                A. Sapi / Kerbau Tipe   A  Seharga   Rp. 12.000.000,-
                B. Sapi / Kerbau Tipe   B  Seharga    Rp.   8.000.000,-
                C. Sapi / Kerbau Tipe   C  Seharga    Rp.   7.600.000,-

Bila ingin berserikat ( bergabung ) tiap orang seharga - Rp. 1.800.000,- , Rp. 1.250.000,- , Rp. 1.100.000,-
Bagi yang membawa hewan Qurban sendiri,dikenakan biaya kebersihan sebesar Rp. 50.000,- per hewan.

Untuk mempermudah pelaksanaan Qurban Yayasan telah menyediakan Kambing,Sapi,Kerbau, yang sudah memenuhi syarat. Untuk pembayarannya dapat dilaksanakan dengan cara :
1. Diantar ke kantor Sekertariat Yayasan di Jl. KH.Thohir Rt.001/07 No.6
    Kp. Baru Sukabumi Selatan Kebon Jeruk Jakarta Barat Telp. 5331104 / 085233347927
2. Di Jempt dimana saja ber ada dengan alamat yang jelas
3. Ditransfer Via Bank : - BANK MANDIRI No.Rek. 101.00.0577460.7  a.n/ Moh. Syamsul Bahri
                                         - BANK BCA No.Rek. 2291377710  a.n/ Moh. Syamsul Bahri
                 - BANK DKI No.Rek. 411.11.01381.9 a.n / Yayasan Bahrul Ulum
                 - BANK BCA No.Rek. 2291377710  a.n/ Moh.Syamsul Bahri 

الله اكبر الله اكبر الله اكبر  #  لا اله الا الله والله اكبر # الله اكبر ولله الحمد

# لنينا ل الله لحو مها ولا رماؤها ولكن ينا له التقوى منكم (٣٧الحج)

#  Daging – daging unta dan darahnya sekali – kali tidak dapat mencapai keridoan Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapai. ( QS. Al-HAJ : 37 )

FOTO KEGIATAN PEMOTONGAN HEWAN QURBAN TAHUN 2009


                                                             

Kamis, 21 Oktober 2010

Drs. H.M. SYAMSUL BAHRI ( Ketua Yayasan Bahrul Ulum Ash - Sholihin Jakarta Barat )

" Prinsip-Prinsip Hidupku "

( Dalam prinsip – prinsip kehidupanku, bahwa kejujuran adalah modal utamaku, menolong adalah sifatku, keikhlasan adalah imanku, menyampaikan adalah tugasku, keberanian adalah jiwaku, keberhasilan adalah harapanku, bila itu semua tidak kudapatkan, hatiku takkan berhenti memohon pertolongan dari Tuhanku, insya Allah doaku pasti dikabulkan , karena keyakinanku setiap yang diminta oleh hambanya pasti Tuhanku akan mengabulkan nya ).
Aku selalu ingat “ Tangan diatas lebih mulia dari tangan dibawah “, oleh karena itu kesimpulanku “ Aku pantang meminta kalau masih mampu menanggulanginya “.

Yayasan Pendidikan Islam Bahrul Ulum Ash-sholihin Jakarta Barat Berjuang Cerdaskan Anak Bangsa

Anak adalah amanah titipan Allah Swt kepada setiap orang tua. Titipan yang harus dijaga, dipelihara, dididik dan dibimbing. Kami, yayasan Bahrul Ulum Ash Sholihin berusaha memelihara, menjaga, mengarahkan dan mendidik mereka sehingga mencapai apa yang dicita-cita peserta didik itu. Kami berupaya menjadikan mereka insan kamil, yang bisa berbakti dan mengabdi kepada orang tua mereka, kepada Allah Swt dan RasulNya serta kepada bangsa dan negara Indonesia tercinta ini.
Bahwa peran dan tanggung jawab orang tua terhadap anak mereka dalam menyongsong masa depan sangat berat, akan tetapi sungguh mulia. Itu bagi orang tua yang mengerti pendidikan Islam. Bahwa tanggung jawab mereka masa mendatang memang berat, seiring dengan maju pesatnya informasi global. Mereka dituntut mampu mengerjakan, mengantisipasi nilai-nilai luhur ajaran Islam. Mereka juga diminta pertanggung jawaban agar peka menghadapi kenyataan dan realitas kehidupan sosial mereka ke depan. Mereka pun mesti kredibel mempraktikan ajaran agama ini.
Maka Yayasan Bahrul Ulum Ash Sholihin sejak berdirinya dulu, menjadi mitra para orang tua mendidik anak mereka. Sebagai institusi pendidikan Islam, Yayasan Bahrul Ulum Ash Sh
Sholihin domisili Jl KH Thohir Rt 01/07 no 6 Sukabumi Selatan Kebon Jeruk Jakbar telp (021) 533 1104 sejak 1 Mei-Juli 2010, membuka pendaftaran siswa dan santri baru, tahun pelajaran 2009/2010. Koordinator Penerimaan Siswa/Santri Baru: Drs H M Syamsul Bahri HP 085233347927 (Ketua Yayasan), Hj Umroh SPd Telp (021) 533 1104 (Kepala MI/SD Ash Sholihin), Drs Abdul Kholik HP 0813 82023606 (Kepala SMP Ash Sholihin).
Bagi pendaftar 40 pertama, akan mendapatkan bonus Al Qur-an dan Juz Amma. Ada pun persyaratanya: Formulir TK, TPA, MI/SD, SMP, Play Group a Rp30 ribu, batik Rp45 ribu-Rp55 ribu. Baju OR a Rp50-75 ribu, busana muslim/ah a Rp55-60 ribu, topi/dasi Rp20 ribu, baju merah Rp60 ribu, alat peraga Rp50 ribu, komputer Rp10-20 ribu per siswa/bulan, total Rp180.0000-Rp520 ribu per anak. Dengan fasilitas: Gedung dan lokasi strategis, mudah dijangkau dari berbagai jurusan. Alat bermain in door (di dalam ruangan tertutup) dan out door (di luar kelas/ruangan). Tersedia perpustakaan sekolah, 25 lab komputer, aula serba guna, musholla/tempat ibadah, tempat mandi dan wudlu cukup memadai, sarana Olahraga, asrama santriwan/wati.
Yayasan Pendidikan Islam Bahrul Ulum Ash Sholihin berdiri sejak tahun 1988 dan kurang lebih 30 tahun silam lebih ini selalu siap menerima para santri yatim dan piatu serta kaum muslimin dari keluarga mustadafin (berekonomi lemah) seluruh Indonesia. Lokasi pendidikan mereka memang di sini tempat yang cocok. (rah

SEKOLAH BUKAN PASAR

SEKOLAH SEKARANG MENJADI PASAR

Tempo hari, putri kecil saya sekolah ditaman kanak - kanak, sepulang sekolah membawa surat edaran dari kepala sekolahnya. Isi surat dimulai dengan menyebut " Sesuai keputusan Kantor Dinas Pendidikan dan Pengajaran cabang ..., semua TK diharapkan melihat hiburan operet Teletubbies dan Power Rangers ... ". Surat itu menyebutkan waktu, tempat, dan harga karcis yang mesti dibayar oleh siswa dengan pendampingnya.Saya termangu karenanya, bukan karena jumlah uang yang harus dibayarkan untuk karcis pertunjukan. Betapa sekolah dari tingkat taman kanak - kanak sampai perguruan tinggi sekedar menjadi pasar sekaligus pangsa pasar untuk meraup keuntungan finansial.

Jika surat di atas saya kemukakan disini, tidak ada maksud memojokan kepala sekolah yang membuat surat edaran. Kalimat pertama surat dengan jelas menyebutkan instansi asal keputusan dan pemerintah tersebut. Kepala sekolah jelas - jelas dalam posisi terjepit. Kantor Dinas menginjaknya, sementara para orang tua siswa memberontaknya, (meski diam - diam). Birokrat memosisikan diri sebagai pialang alisa makelar berbagai usaha dagang. Memang lebih tepat disebut makelar karena dalam proses demikian juga memperoleh keuntungan.

Dalam waktu yang hampir bersamaan muncul memberitakan "Siswa kelas III sampai kelas VI sekolah dasar (SD) / Madrasah Ibtidaiyah (MI) disuruh menyaksikan pentas ketoprak dengan biaya Rp. 15.000,- per siswa. Pertunjukan tersebut dilaksanakan pada saat jam pelajaran berlangsung. Beberapa orang tua siswa yang enggan disebut namanya mengatakan, meski bukan wajib, karena yang menyuruh adalah guru, sangat tidak mungkin bagi siswa maupun orang tua berani menolaknya. Uang hasil pertunjukan yang jumlahnya tidak kecil, digunakan bancakan pihak sekolah, Dinas P & K  Ranting Kecamatan serta Dinas P & K Kabupaten.  

Berkait dengan pengalaman diatas, saya sepakat dengan ungkapan Bertrand Russel bahwa pada gilirannya guru sekedar sebagai profesi, sebagai pekerjaan yang sudah terorganisasi rapi dengan segala motif dan kepentingan yang bertumpuk didalamnya. Lebih jauh Russel menyebut, bahwa guru dalam sistem birokrasi massal menjadi ujung tombak mewartakan kepentingan birokrasi. Maka, jadilah guru bukan sebagai agen pemberi kebijakan, pemberi kecerdasan manusiawi, pelatih kedewasaan, bahkan menjadi agen kebohongan dan ideologi yang harus disebarluaskan oleh birikrat pemegang keputusan yang notabene adalah atasan guru.Dan, pada gilirannya sekolah adalah pasar paling potensial untuk dimasuki lewat birokrasi urusan pendidikan.

Mekanisme pasar lebih mendominasi irama sekolah sepanjang tahun ajaran berlangsung. Pada proses penerimaan siswa baru, budaya titip, prioritas anak pejabat, surat sakti, atau main uang, tidak lain adalah bentuk jual beli layaknya pasar.

Acara setelah penerimaan siswa adalah pengadaan seragam siswa. Siswa menjadi konsumen pasar tekstil, sepatu dan berbagai atribut yang bisa jadi harganya melampaui harga yang wajar di luaran. Ketika tahun ajaran berjalan, sekolah berubah menjadi pasar buku pelajaran. Setiap tahun buku bisa berganti - ganti, tidak bisa di estafetkan kepada adiknya.

Menjelang liburan, kegiatan wisata atau study tour menampakan wajah pasar. Ketika menjadi narasumber sebuah talk-show kependidikan di sebuah radio swasta di Ungaran. Jawa Tengah, ada orang tua di Semarang mengeluh kewajiban yang memberatkannya. Anaknya yang sekolah di SLTP wajib mengikuti tur ke Bali, pokoknya kegiatan ini wajib dan biayanya tidak kecil bagi banyak orang tua.

Berbagai lembaga kursus, tes IQ, kursus komputer, sempoa, masuk kesekolah - sekolah. Para Kepala sekolah memobilisasi para siswa ( Orang Tua )untuk mengeluarkan uang lagi demi melayani para penyedia jasa tersebut. Betapa pun rumusan kependidikan dilakukan, toh ujung - ujungnya tetap saja duit alias uang.

Bukan saja lembaga swasta yang bisa menjadikan sekolah sebagai pasar. Pemerintah pun berbuat serupa. Banyak tahun saya melayani pegawai pemda yang setiap awal tahun menyodorkan tidak kurang dari Lima Ratus kupon Palang Merah Indonesia. Kupon itu harus dibeli oleh siswa kemudian uangnya disetor ke PMI (katanya!).

Menarik uang dari siswa entah itu bernama iuran, sumbangan sukarela, atau sumbangan wajib tetap saja orang tua yang menanggung. Bahkan jika dibanyak tempat dikeluhkan sepak terjang Musyawarah Kerja Kepala Sekolah yang menyelenggarakan kegiatan ulangan umum bersama, sementara kalangan guru menduga ada motivasi uang dibelakang penyelenggaraan itu.

Akhirnya, saya meminjam rumusan Darmaningtyas bahwa kebiasaan menjadikan sekolah ladang mencari keuntungan lewat kain seragam, alat tulis, biro wisata, atau lembaga kursus, yang pada akhirnya hanya membebani masyarakat dengan berbagai pungutan, saatnya harus ditinggalkan. Mekanisme demikian itu mempunyai kontribusi sangat besar terhadap proses pemiskinan masyarakat yang sudah miskin. Sekolah harus sudah saatnya dibebaskan dari suasana bisnis yang dilakukan oleh siapa pun terlebih oleh birokrat Diknas, kepala sekolah, atau guru, dengan dalih apa pun.

Fungsi pejabat Diknas, kepala sekolah, atau guru adalah mendidik, bukan sebagai pedagang, calo, makelar, blantik, atau renternir bagi berbagai produk industri. Pencampuradukan peran - peran pendidik dengan colo tersebut akan merusak sistem pendidikan nasional dan tidak lagi terbedakan sekolah sebagai tempat mencari ilmu pengetahuan dengan pasar sebagai tempat berjual beli ( termasuk jual beli gelar ). *

Oleh : ST. KARTONO  2005, Sekolah Bukan Pasar, Jakarta Kompas Penerbit Buku